Tips Membuat Desain Rumah Terbuka. Desain rumah terbuka adalah desain rumah tanpa
sekat atau pembatas ruang. Desain rumah terbuka menjadi salah satu desain rumah
yang popular belakang ini. Hal ini dikarenakan, desain rumah terbuka memberi
kesan lebih luas dan lapang pada sebuah rumah. Oleh karena itu, desain rumah
terbuka menjadi salah satu solusi yang dapat diterapkan untuk Anda yang tidak
memiliki cukup lahan atau ruangan luas pada rumah.
Dalam desain rumah terbuka, Anda harus
benar-benar memperhatikan berbagai jenis furnitur yang sesuai dengan ukuran dan
warna pada masing-masing ruangan. Ini menjadi kunci dasar dan karakteristik
yang membedakan desain terbuka dengan desain rumah lainnya. Terdapat beberapa
tips yang dapat Anda coba demi menerapkan desain ini pada rumah Anda.
Pertama, pengaturan tata letak dan arah furnitur yang
tepat agar tidak terkesan terlalu banyak dan tidak beraturan. Berikan batas
yang cukup antara ruangan dengan furnitur yang ada. Untuk desain rumah
terbuka yang sudah jadi, biasanya memang sudah diberikan pembagian luas
untuk masing-masing ruangan. Anda bisa mencoba dengan menggunakan dekorasi
lantai yang memiliki model keramik yang berbeda-beda atau bahkan menggunakan
karpet.
Kedua, gunakan partisi yang transparan. Konsep
rumah terbuka memang menawarkan konsep tanpa sekat antara satu ruangan dengan
ruangan lainnya. Akan tetapi, ruangan yang menjadi ruang privasi seperti kamar
tidur atau kamar mandi membutuhkan sekat yang menjadi pembatas. Dengan menggunakan
sekat partisi transparan, akan memberikan kesan tetap terlihat luas. Contohnya
adalah memberi sekat antara ruangan tidur dengan ruangan hias.
Desain rumah terbuka selanjutnya dapat diciptakan dengan menggunakan
warna monokromatik. Warna monokromatik adalah kombinasi dari berbagai warna
yang memiliki intensitas berbeda, tetapi dari satu warna yang sama. Contohnya
warna hijau tua dengan warna hijau muda, layaknya sebuah gradasi. Pilihlah
warna aman kesukaan Anda dan modifikasi menjadi warna monokromatik.
Tips selanjutnya adalah membuat tinggi lantai
menjadi berbeda-beda. Hal ini bertujuan menjadikan tinggi lantai yang
berbeda-beda tersebut sebagai pembatas ruangan yang satu dengan ruangan
lainnya. Namun, perhatikan segi keamanan dan keselamatan dengan membuat undakan
pada lantai tidak terlalu tinggi. Perhatikan
akses mobilitas gerak dalam rumah dengan menentukan jarak yang sesuai dengan
kebutuhan dan keinginan Anda. Usahakan jangan terlalu timpang dalam ukuran
ruangan, baik terlalu luas maupun terlalu sempit.
Beberapa tips tambahan lainnya yang dapat Anda coba
antara lain, hubungan atau gabungan dapur dan ruang makan dengan taman kecil di
bagian belakang, hadapkan jendela kamar tidur menuju pepohonan rindang agar ketika
bangun terasa menyatu dengan alam terbuka, dan memasang kaca jendela besar di
antara ruangan dengan balkon, serta gunakan pintu lipat kaca yang dapat dibuka
dan ditutup secara penuh.
Anda juga dapat menerapkan desain rumah terbuka
dengan menggunakan desain kamar mandi tropis terbuka, membuat taman di tengah
rumah beserta atap dan dinding rumah dijadikan berongga agar intensitas panas
berkurang, perbanyak ruangan dengan desain open space yang dipenuhi
tanaman untuk di dalam ruangan, dan sebagainya. Itulah beberapa tips untuk membuat rumah dengan desain rumah terbuka
yang dapat anda coba terapkan pada rumah Anda.

